Thursday, April 24, 2008

PKS Tertua di Indonesia yang Masih Beroperasi


PKS Negeri Lama ini adalah milik PT. Socfin Indonesia yang berkedudukan di Medan. PKS ini adalah salah satu dari PKS-PKS yang dimiliki PT. Socfin Indonesia yang tersebar di Provinsi Nangro Aceh Darussalam dan Provinsi Sumatera Utara. Saya tidak tahu pasti kapan PKS ini dibangun dan dioperasikan. Saya mendapat petunjuk dari sebuat pelat nama(name plate) boiler yang sudah saya perbaiki beberapa bulan yang lalu. Dari pelat nama tersebut saya dapati bahwa boiler yang ada dioperasikan mulai tahun 1927. Boilerya pun masih sangat sederhana, hanya pakai 1 lorong api, tanpa fire tube. Jumlahnya 4 unit, dan semuanya masih beroperasi dengan baik. Boiler ini tidak dipergunakan untuk memutar turbin yang menhasilkan listrik, tetapi hanya
dipergunakan untuk proses, 6 bar sudah cukup. Jika saya hitung dari kapasitas boiler yang ada, pabrik ini mempunyai kapasitas terpasang sebesar 10 ton Tandan Buah Segar (TBS) perjam. Pabrik ini berlokasi di Daerah yang disebut Negeri Lama, Kecanmatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhan Batu, Propinsi Sumatera Utara. Naik mobil dapat ditempuh selam kurang lebih 6 jam dari Medan. Untuk mencapai pabrik kita harus menyeberangi Sungai Bilah dengan menggunakan ponton. Lokasi ponton 2 km sebelum pabrik. Ponton ini dibuat dan dioperasikan oleh PT. Socfindo. Ponton ini mampu dilewati oleh truk berkapasitas 7500 kg. Selain untuk keperluan operasional perusahaan, ponton ini juga dipergunakan untuk keperluan masyarakat. Menurut
saya pabrik ini sudah tidak layak lagi dioperasikan jika dilihat dari aspek teknik. Bahkan, jika air Sungai Bilah meluap, maka pabrikpun akan tergenang banjir setinggi 20 cm. Akses menuju pabrikpun harus pakai sampan. Dahulu, orang-orang Belgia membangun pabrik ini melalui jalan laut, yaitu dari Belawan. Menurut para pansiunan pabrik ini, dari Belawan ke Negri lama dapat ditempuh selama 3 hari. Nah, kepada teman-teman yang sedang membangun pabrik, sekarang ini semuanya sudah gampang kan.......

Saturday, September 01, 2007

Cara PT. Inti Kimiatama Perkasa-Tanjung Morawa Mengurangi Biaya Produksi

PT. Inti Kimiatama Perkasa-Tanjung Morawa adalah pabrik pembuat obat nyamuk bakar merk Bayer. Selama ini, sudah 10 tahun, mereka mengeringkan coil obat nyamuk dengan menggunakan hot water boiler. Hot water boiler 2 unit, masing-masing mengkonsumsi 400 liter minyak solar perjam. Kalau dirata-ratakan pemakaian minyak solar tersebut menghabiskan biaya 1,8 milyar.
Namun semua itu sudah menjadi cerita lama, bulan April 2007 ini PT. IKP telah berhasil menurunkan biaya bahan bakar ini sampai mencapai hampir 75 %. Adalah keputusan yang sangat tepat dari pihak manajemen PT. IKP untuk segera membeli 1 unit hot water boiler dari PT. Atmindo Medan, dimana bahan bakar yang digunakan adalah cangkang sawit. Boiler ini mengkonsumsi 1 s/d 1,2 ton cangkang perjam. Kalau diasumsikan harga cangkang saat ini Rp 350,- kg, bisa pembaca kalkulasi sendiri berapa biaya operasi yang diturunkan. Biaya investasi untuk membangun boiler beserta silo dan conveyor untuk penanganan cangkang ini kurang lebih Rp 9 Milyar. Hot water ini dilengkapi dengan system control PLC. Sehingga semua system dapat dijalankan dengan hanya melihat monitor. System pembakaran dilengkapi dengan vibrograte (dapur getar). Dengan cara ini abu hasil pembakaran secara otomatis akan keluar dari ruang dapur. Dapur ini bergetar dengan interval waktu yang dapat disesuaikan (tidak selamanya bergetar). Abu yang telah jatuh ditampung dengan screw conveyor dan kemudian dialirkan ke slag mill (penggiling abu yang membatu) kemudian ditampung di ash container. Dari beberapa pengujian yang dilakukukan oleh lembaga yang berwenang didapat bahwa gas buang sangat memenuhi satandar yang telah ditetapkan. Hal ini sesuai dengan kebijakan persuhaan PT. IKP (Bayer) yang berkomitmen untuk menjadikan PT. IKP Tanjung Morawa sebagai pelopor industri yang berbahan bakan non-fossil.







Friday, July 27, 2007

Kemek-kemek (part 1)


Sudah benyak mengunjungi kota-kota di Indonesia, nggak pake uang sendiri seh. Ya, kebetulan kerjanya keliling trus. Di setiap kota, semua orang pasti ingin merasakan makanan setempat. Makanan apa sih yang enak?. Kalo di Palembang sudah pasti empek-empeknya. Daerah lain ada empek-empek, tapi tentu rasanya tidak seenak di Palembang. Sate padang, pasti banyak di Sumatra Barat. Di daerah lain juga banyak sate padang. Di kota saya, Medan saya punya tempat pavorit untuk makan sate ini. Bagi saya sate padang yang satu ini terasa lebih pas dengan lidah saya. Barangkali bumbunya sudah disesuaikan dengan bumbu khas Medan. Ya, kami di Medan sudah terbiasa dengan bumbu khas masakan Medan dimana terdapat campuran dari berbagai macam masakan tradisional seperti Melayu, Karo, Toba, Mandailing, Jawa, Aceh, India dll.
Warung sate ini tidak begitu besar, sekilas biasa saja. Kalo ke Medan jangan lupa mampir ke warung sate yang satu ini. Alamatnya di depan kantor Harian Waspada, Jln Letjen Suprapto. Tapi hati-hati, karena parkirnya sempit. Harganya nggak mahal. makan berempat , sudah sama minuman paling-paling cuma kena 60 ribu peraklah. Sepiring sate, orderan normal terdiri dari 10 tusuk, dagingnya campur. Kalo saya ngorder khusus, semua harus daging, nggak pake yang ada lemaknya, 15 tusuk sudah cukup. Dagingnya lunak, kalo digigit mak nyus............he he he...Pak Bondan punya. Saya ke warung ini sebulan 2 kalilah..........kalo baru pulang dari luar kota langsung saya ke sini....... Oke...jangan lupa kalo ke Medan mampir ke warung ini. Cintailah masakan Indonesia


Monday, May 14, 2007

Pangkalan Bun (Kalteng), Future Pekanbaru



Kalimantan Tengah saya perkirakan segera menjadi sentra industri kelapa sawit terkemuka dan terbesar di Tanah Air Indonesia. Sepuluh tahun yang lalu kalau saya mendarat di Pangkalan Bun, wah masyarakat tidak kenal atau memandang sebelah mata jika mereka tahu kita berbisnis di sektor sawit, maklumlah waktu itu kayu masih menjadi primadona di daerah ini. Sekarang kondisinya berubah, masyarakat sudah merasakan kehadiran industri ini. Lihatlah berapa banyak grup-grup besar seperti Astra Agro Lestari, Best Agro, Medco Agro dll. Saya senang karena sebagian masyarakat sudah dapat menikmati hasil dari geliat industri sawit ini. Dilihat dari potensi luas tanah, bahkan saya yakin dalam beberapa tahun kedepan Pangkalan Bun akan menjadi Pekanbaru yang baru.

Saturday, May 05, 2007

Sulitnya Memasang Boiler di PKS



http://farm1.static.flickr.com/176/483681289_7ea0fa7fec_m.jpg
Lihatlah gambar ini, weleh-weleh........jalan nggak sesuai kontrak. Bagaimana boiler mau selesai on time. Belum lagi bicara mutu, lha wong material handlingnya saja sulitnya bukan main. Bisa sampai lokasi boiler saja sudah mantap.

Tuesday, November 14, 2006

Pembilasan Boiler (Boiler Blowdown)
Yaitu proses pembuangan air boiler dengan jumlah tertentu yang dimaksudkan untuk membuang akumulasi garam/mineral, endapan dan zat pengotor lainnya (diterjemahkan secara kasar dari The Nalco Guide to Boiler Failure Analysis, Nalco Chemical Company, Robert D. Port and Harvey M. Herro, McGraw Hill, Inc, 1991).
Jumlah tertentu blowdown ini dapat dilihat di:
http://keteluap.tripod.com/minimize_blowdown.pdf

Tuesday, October 31, 2006


Boiler Tube atau Lemang Tebing Tinggi
Gambar disamping adalah gambar pipa boiler yang sudah tumpat disebabkan oleh air boiler yang tidak sesuai persyaratan. Boiler tersebut baru beroperasi kurang dari setahun atau 8000 jam. Lokasi pipa adalah di water cooled furnace. Sebagai pengalaman, kepada seluruh pengguna boiler saya ingatkan kembali agar tetap menjaga mutu air umpan sesuai yang dipersyaratkan oleh pembuat boiler dan carilah vendor bahan kimia yang betul-betul terjamin.

Black (Smoke) Boiler
Banyak kita temui boiler di pabrik kelapa sawit keadaannya seperti gambar terlampir. Kita semua mengetahui bahwa boiler yang menghasilkan gas buang seperti ini akan mengakibatkan polusi. Boiler dengan kondisi operasi seperti dalam gambar disebabkan berbagai faktor antara lain:
1. Desain boiler
2. Perlengkapan boiler yang tidak mencukupi atau kurang
3. Kondisi bahan bakar yang tidak sesuai persyaratan
4. Pengoperasian yang salah
5. Pembakaran yang tidak sempurna
dari kelima faktor di atas, penyebab yang paling dominan adalah pembakaran yang tidak sempurna.
Flow Process Chart Palm Oil Mill
Bagi teman-teman pemula yang ingin mengetahui proses pengolahan tandan buah segar (TBS) atau fresh fruit bunch (FFB) menjadi crude palm oil (CPO) berikut dapat dilihat di:
http://keteluap.tripod.com/Palm_Oil_Mill_Flow_Chart.doc.pdf
Demikian, semoga bermanfaat. Selanjutnya saya berencana menguraikan tahap demi tahap proses tersebut.

Thursday, October 19, 2006


Planci Steriliser Door Keropos, Ganti Baru Atau Rekondisi?
Steriliser adalah salah satu peralatan penting dan mahal di Pabrik Kelapa Sawit (PKS). Alat ini sebenarnya adalah bejana tekan biasa (vessel) yang berfungsi untuk merebus tandan buah segar (TBS) untuk proses selanjutnya. Ukuran yang umum dipakai, diameter luar 2,1 meter dan 2,7 meter. Panjangnya bervariasi tergantung dari jumlah keranjang buah yang akan direbus. Terbuat dari pelat baja paduan rendah (low alloy steel), seperti SA 517 grade 50/60/70 tebal pelat 14 sampai 16 mm.Kondisi operasi, tekanan kerja boleh 3,5 Bar (g) dengan temperatur 135 derajat C. Untuk memasukkan dan menutup bejana ini debuatlah pintu yang dirancang sedemikian rupa sehingga dapat membuka dengan sempurna, seukuran diameter badan steriliser dan juga dapat menutup dengan sempurna dan cepat. Pintu terbuat dari pelat yang sama dengan badan steriliser tetapi dibentuk seperti setengah lingkaran (dish) dengan standar tertentu (elip, sphere dll). Untuk menutup dengan sempurna steriliser door ini dilengkapi dengan plenci (flange) baik di badan steriliser door atau di dish tadi. Penguncinnya dibuat seperti cicin yang terbuat dari pelat setebal 2,5 inchi, didesain sedemikian rupa menyerupai kopling. Benda ini disebut locking ring.Planci yang melekat pada badan steriliser door dilengkapi dengan pelat stainless steel melingkar sepanjang plenci dan dibubut rata disebut landing surface. Sedangkan plenci yang melekat pada dish dilengkapi dengan parit atau groove. Groove ini melingkar berbentuk huruf "V" yang berfungsi sebagai dudukan paking karet. Pemanufaktur steriliser door membuat groove ini terdiri dari 2 jenis material yaitu besi biasa (sama dengan bahan plenci, SA 516) atau terbuat dari baja nirkarat (stainless steel).Dalam pengoperasian, groove yang terbuat dari stainless steel tidak mengalami oksidasi atau keropos, sebaliknya groove yang terbuat dari mild steel akan mengalami keropos setelah beroperasi biasanya paling lama 4 tahun.Selain itu tergantung dari cara pengoperasiannya juga.Ganti Baru Atau di Rekondisi?Beberapa tahun terkahir banyak PKS yang memutuskan untuk merekondisi steriliser door mereka dengan menggantinya dengan stainless steel groove. Hasilnya sangat memuaskan, bahkan umur pakainya bisa melebihi dari steriliser door yang baru yang memakai mild steel.Berepa Tip untuk Membeli atau Merekondisi Steriliser Door1. Pilihlah groove yang terbuat dari stainless steel, cukup dengan SS 304. Tidak perlu dengan SS 304L,306, 306L.2. Jika anggaran cukup lapisilah steriliser door dengan stainless steel, cukup dengan tebal 6 mm.3. Pilih desain sambungan plenci dengan badan steriliser dan dished end dengan sambungan butt joint bukan lap joint.4. Pilihlah pabrikator yang berkualifikasi.


Tuesday, October 17, 2006





Membrane Wall Boiler untuk Pabrik Kelapa Sawit
Sebagai akibat mahalnya BBM, beberapa Pabrik Kelapa Sawit (PKS) menggagas untuk menghemat bahan bakar cangkang dan serabut (shell and fiber). Selanjutnya cangkang tersebut dijual ke pabrik-pabrik pengolahan CPO. Pertanyaannya, bagaimana menghemat bahan bakar tersebut?. Kebanyakan PKS sebelumnya menggunakan boiler konvensional yaitu boiler tanpa fin pada dinding dapur dan selanjutnya diisolasi dengan batu (sering disebut STONE BOILER. Di pasaran sudah tersedia boiler dengan efisiensi tinggi yang disebut dengan Membrane Wall Boiler. Boiler ini mempunyai daya serap panas yang tinggi sehingga efisiensi dapat dinaikkan sampai melebihi angka 80%.